Search Suggestions
Loading...
{{ item.text }}
Search History
{{ tmpObj[key].text }}
Pecinta Dari Palestina / Mahmoud Darwish
Deskripsi
Membicarakan Mahmoud Darwish seperti membuka lembaran-lembaran sejarah pengharapan dan perlawanan bangsa Palestina terhadap pendudukan Israel sejak 1948. Dua kosakata: perlawanan dan pengharapan dipilih dengan sengaja karena keduanya menggambarkan kondisi riil bangsa Palestina: mereka tidak mau takluk dan memiliki pengharapan. Mereka memahami dengan baik pentingnya makna martabat di tengah kekerasan brutal Israel yang menjadi keseharian mereka.
Puisi-puisi Darwish adalah salah satu suara paling jernih bangsa Palestina. Perlawanan dan pengharapan dapat juga dijadikan sebagai periodisasi arbirter terhadap puisi-puisi Darwish.
Kami memandang wajah mereka yang akan mencampakkan anak-anak kami
Dari jendela terakhir ini: bintang-bintang kami menggantung cermin-cermin
Ke mana kami harus beranjak (lagi) setelah mencapai perbatasan terakhir?
Ke manakah burung-burung akan terbang setelah langit terakhir?
Puisi-puisi Darwish adalah salah satu suara paling jernih bangsa Palestina. Perlawanan dan pengharapan dapat juga dijadikan sebagai periodisasi arbirter terhadap puisi-puisi Darwish.
Kami memandang wajah mereka yang akan mencampakkan anak-anak kami
Dari jendela terakhir ini: bintang-bintang kami menggantung cermin-cermin
Ke mana kami harus beranjak (lagi) setelah mencapai perbatasan terakhir?
Ke manakah burung-burung akan terbang setelah langit terakhir?
Informasi Detail
- Penerbit
- Yogyakarta : : DIVA Press,., 2020
- Deskripsi Fisik
- 168 ; 14 x 20 cm
- Bahasa
- Indonesia
- ISBN/ISSN
- 978-623-293-127-5
- Klasifikasi
- 808.1
- Edisi
- Cet. 1
- Subjek
Komentar
Anda harus masuk sebelum memberikan komentar