Search Suggestions
Loading...
{{ item.text }}
Search History
{{ tmpObj[key].text }}
Jalan Malam : Kumpulan Sajak / Abdul Wachid B. S.
الوصف
Hatiku jendela yang membuka
Seperti kulihat wajahku ke dalam cermin
Maka di dalam cermin itu kulihat wajahmu juga
Yang menerangi bahwa hari ini adalah puisi indah
- Hari Ini adalah Puisi Indah
Setelah menulis sajak, lalu membacanya ulang, saya menjadi yakin, sajak merupakan harapan di antara tampilan citraan, dan pernyataan, yang ditegakkan untuk merobohkan keputusasaan dalam realitas hidup keseharian. Boleh jadi, kita akan kalah atau menang. Namun, itu adalah kewajaran dalam hidup yang nyata, setelah kerja keras, cemas, gamang, luka, strategi, dan seterusnya, yang diakibatkan oleh aktualitas. Berhasil atau tidaknya bukan lagi hal yang penting, sebab setidaknya harapan telah ditegakkan dalam hidup dan sajak.
Seperti kulihat wajahku ke dalam cermin
Maka di dalam cermin itu kulihat wajahmu juga
Yang menerangi bahwa hari ini adalah puisi indah
- Hari Ini adalah Puisi Indah
Setelah menulis sajak, lalu membacanya ulang, saya menjadi yakin, sajak merupakan harapan di antara tampilan citraan, dan pernyataan, yang ditegakkan untuk merobohkan keputusasaan dalam realitas hidup keseharian. Boleh jadi, kita akan kalah atau menang. Namun, itu adalah kewajaran dalam hidup yang nyata, setelah kerja keras, cemas, gamang, luka, strategi, dan seterusnya, yang diakibatkan oleh aktualitas. Berhasil atau tidaknya bukan lagi hal yang penting, sebab setidaknya harapan telah ditegakkan dalam hidup dan sajak.
معلومات بالتفصيل
- ناشر
- Yogyakarta : : BASABASI,., 2021
- التوريق
- 142 ; 12 x 19 cm
- اللغة
- Indonesia
- ردمك/ردمد
- 978-623-305-209-2
- تَصْنِيفٌ
- 808.1
- الإصدارة
- Cet. 1
- موضوع
التعليقات
You must be logged in to post a comment