Search Suggestions
Loading...
{{ item.text }}
Search History
{{ tmpObj[key].text }}
Lupakan Payung dan Biarkan Hujan
الوصف
pakah payung membenci atau mencintai hujan?
Aku bertanya kepada pantun, dan dia menjawab, “sampiran dan pesan padaku sudah jauh terpisah,
dan aku bukan lagi aku!” Dan kau mencoba mempertemukan dengan payung dan hujan.
Jalan kota, taman, dan sirene ambulans, memberi
kata padaku, “Sedia payung…,” sebelum suara lain, “…dan biarkan hujan,” kata payung itu. Dan kau mungkin tahu…, aku mencari bila ada langit,
dengan pelangi malam hari, yang serapuh puisi.
Aku bertanya kepada pantun, dan dia menjawab, “sampiran dan pesan padaku sudah jauh terpisah,
dan aku bukan lagi aku!” Dan kau mencoba mempertemukan dengan payung dan hujan.
Jalan kota, taman, dan sirene ambulans, memberi
kata padaku, “Sedia payung…,” sebelum suara lain, “…dan biarkan hujan,” kata payung itu. Dan kau mungkin tahu…, aku mencari bila ada langit,
dengan pelangi malam hari, yang serapuh puisi.
معلومات بالتفصيل
- ناشر
- Yogyakarta : DIVA Press,., 2021
- التوريق
- 88hlm ; 14 x 20 cm
- اللغة
- Indonesia
- ردمك/ردمد
- 9786023919208
- تَصْنِيفٌ
- 808.1
- الإصدارة
- Cet. 1
- موضوع
التعليقات
You must be logged in to post a comment