Search Suggestions
Loading...
{{ item.text }}
Search History
{{ tmpObj[key].text }}
Islam Itu Ramah Bukan Marah
内容記述
Kondisi umat Islam sekarang mengingatkan kita pada Hadis Nabi Saw. bahwa pada suatu masa nanti umat Islam akan banyak jumlahnya, tapi hanya bagaikan buih lautan yang hilang diterpa angin. Muslim tak lagi memiliki kewibawaan, kini tak lagi ditakuti musuh-musuhnya. Kita tak dapat menyangkal Islam diidentikkan dengan kebodohan, kekumuhan, dan kekerasan—bahkan dianggap sebagai penyebar teror.
Betapa semua itu jauh dari citra Islam Nabi Saw. yang membawa kedamaian. Tak heran, di tangan Nabi Saw. dan para sahabatnya, Islam berkembang di seantero dunia, hidup dan bertumbuh memengaruhi peradaban dunia sehingga bekasnya dapat dirasakan sampai sekarang. Di tangan Wali Songo dan para ulama penerus syiarnya, Islam pun tertancap kukuh di bumi Nusantara.
Mengapa citra Islam kini jadi terpuruk? Bagaimana memperbaikinya? Buku ini menyodorkan tulisan-tulisan ringan yang mengusik hati dan pikiran kita sebagai bahan perenungan untuk memahami keadaan umat Islam. Juga memberikan alternatif solusi untuk mengembalikan citra Islam sebagai pembawa cinta dan perdamaian.
Betapa semua itu jauh dari citra Islam Nabi Saw. yang membawa kedamaian. Tak heran, di tangan Nabi Saw. dan para sahabatnya, Islam berkembang di seantero dunia, hidup dan bertumbuh memengaruhi peradaban dunia sehingga bekasnya dapat dirasakan sampai sekarang. Di tangan Wali Songo dan para ulama penerus syiarnya, Islam pun tertancap kukuh di bumi Nusantara.
Mengapa citra Islam kini jadi terpuruk? Bagaimana memperbaikinya? Buku ini menyodorkan tulisan-tulisan ringan yang mengusik hati dan pikiran kita sebagai bahan perenungan untuk memahami keadaan umat Islam. Juga memberikan alternatif solusi untuk mengembalikan citra Islam sebagai pembawa cinta dan perdamaian.
Detail Information
- 公開者
- Jakarta : Noura Books,., 2017
- 校合
- 197 hlm; 13 x 19 cm
- 言語
- Indonesia
- ISBN/ISSN
- 9786020989709
- 刊行
- 1
- キーワード
Comments
You must be logged in to post a comment